Jalan Jajan Hemat

Cara membuat visa Amerika

Proses pembuatan visa Amerika yang dirasa sulit seringkali membuat wisatawan enggan berkunjung ke negara Paman Sam. Padahal kalau diikuti dengan benar, sebenarnya tidak susah lho membuat visa Amerika. Silahkan disimak info berikut ini untuk tahapannya, tapi detailnya silahkan baca di websitenya kedutaan Amerika ya, selain lebih lengkap, ada kemungkinan terjadi perubahan prosedur dan syaratnya.

Secara garis besar, prosesnya adalah sebagai berikut :

  • Membayar biaya visa, di bank Permata atau Bank Standard Chartered yang ditunjuk sebesar USD 160. Biaya ini tidak dapat dikembalikan, dibayar dalam Rupiah mengikuti kurs USD yang ditetapkan saat pembayaran. Silahkan baca detailnya di sini.
  • Melengkapi Aplikasi Visa Elektronik Non-Imigran. Mengisi secara online Aplikasi Visa Elektronik (DS-160) di sini dan mencetak lembar halaman konfirmasi yang akan dibawa pada saat wawancara. Mudah koq mengisinya, ada petunjuk pengisiannya dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Anda dapat menyimpan sementara data yang sudah diisi dengan mengingat ApplicationID yang tertulis di sebelah kanan atas. Siapkan juga foto 5×5 cm dalam format digital untuk di upload. Pastikan fotonya sesuai permintaan kedutaan di sini. Tips tambahan : isikan selengkap mungkin pengalaman kerja dan pendidikan.
  • Mengatur jadwal wawancara. Setelah melakukan pembayaran minimal 4 jam (kalau pengalaman JJH adalah 1 hari kemudian), dan mengisi aplikasi visa elektronik, maka kita membuat jadwal wawancara dengan membuat id terlebih dahulu di sini. Bisa dibaca penjelasannya di link tersebut, cukup detail koq. Ada 2 jadwal wawancara yaitu jam 7 dan jam 9. Slot jam 9 biasanya lebih cepat penuh.
  • Datang ke kedutaan untuk wawancara. Pastikan sudah tiba di kedutaan Amerika 30 menit sebelumnya. Hanya pemohon saja yang boleh masuk, pengantar tunggu di luar gerbang. Bawa semua dokumen yang diminta, dan beberapa dokumen yang walaupun tidak diminta tapi sebaiknya dibawa seperti Kartu Keluarga, Akte kelahiran, akte nikah, dll juga dokumen pendukung seperti rekening tabungan 3 bulan terakhir, surat keterangan kerja, surat undangan dari perusahaan, dll. Setelah wawancara hasilnya langsung diketahui.
  • Mengambil visa (paspor) yang sudah jadi. Ada pilihan apakah mau diantar ataukah ambil sendiri ke tempat yang ditunjuk.
Slip setoran di bank

Slip setoran di bank

 

Dari pengalaman dan pengamatan kami, jika ada undangan dari perusahaan untuk menghadiri acara seminar atau meeting, maka peluangnya untuk disetujui sangat besar, sedangkan kalau untuk liburan, bepergian sekeluarga juga akan lebih mudah disetujui dibandingkan liburan seorang diri.

Saat wawancara ke kedutaan, kita tidak dapat memarkir kendaraan di sana. Tempat parkir yang mudah dicapai adalah Terminal KA Gambir. Hati-hati saat menyeberang karena tidak ada jembatan penyeberangan maupun zebra cross, dan jalanan cukup lebar. Lalu saat antri di depan gedung kedutaan, ada baiknya menyiapkan payung untuk berjaga-jaga kalau hujan turun karena tidak ada tempat berteduhnya.

Bawa barang yang berhubungan saja. Handphone (dalam keadaan non-aktif) dan kunci mobil dititipkan di loket, dokumen dalam map bening boleh dibawa masuk. Petugas (orang Indonesia) dengan ramah akan membantu mengecek kelengkapan data sebelum Anda mengantri ke loket. Ada beberapa kali antrian : kelengkapan dokumen, mengambil sidik jari, dan yang terakhir wawancara yang masing-masing dibagi dalam kelompok, ikuti sesuai nomor kelompok Anda. Wawancara dilakukan dari balik kaca loket, oleh petugas (orang Amerika) yang bisa berbahasa Indonesia juga.

Loket pengecekan kelengkapan dokumen

Loket pengecekan kelengkapan dokumen

Mengambil sidik jari

Mengambil sidik jari

Loket wawancara

Loket wawancara

Foto-foto di atas diambil dari situs http://indonesian.jakarta.usembassy.gov/visa/step-by-step.html karena pemohon visa tidak bisa mengambil foto di dalam area.

Toilet hanya ada di bagian antrian depan saja, untuk dispenser air mineral terdapat di antrian luar dan dalam. Dan di antrian luar ada yang menjual makanan ringan juga.

Setelah wawancara, langsung diinformasikan hasilnya melalui kertas yang diberikan oleh petugas :

Putih, berarti bahwa aplikasi disetujui.
Hijau, berarti bahwa anda diminta datang kembali untuk memberikan informasi tambahan sebelum Pejabat Konsul membuat keputusan.
Kuning, berarti bahwa permohonan visa anda dikenakan proses administrasi tambahan
Merah muda, berarti bahwa visa belum dapat diberikan.
Biru, apabila pengisian aplikasi tidak lengkap, anda diberi kesempatan untuk kembali dengan aplikasi yang sudah lengkap.

Kertas putih, visa diberikan

Kertas putih, visa diberikan

Setelah mendapat kertas putih, 2 hari kemudian kami menerima sms dan email dari kedutaan bahwa visa sudah jadi dan dapat diambil. Kami memilih opsi untuk mengambil sendiri, yang di Jakarta beralamat di Jl.Prof.Dr.Satrio No.64B, ex “Gado2 Cemara”. Ada daftar lokasi di tiap kota untuk pengambilan di sini. Dalam web tersebut ada link untuk membuka peta lokasi, tapi hati-hati karena petunjuknya keliru. Kami sarankan mencari di google map saja dengan keyword “Prof.Dr.Satrio No.64B”, lokasinya kira-kira ada di seberang Sampoerna Strategic Square.

Ruko RPX (Fedex) yang di tengah

Ruko RPX (Fedex) yang di tengah

Tempatnya adalah ruko yang tidak terlalu besar dengan tulisan Fedex. Parkiran tidak terlalu banyak, jadi memang agak sulit. Mengambil visa di lantai 2. Petugas saat itu hanya ada 2 orang saja, tanpa nomor antrian hanya berdasarkan saling pengertian saja urutan antriannya. Tapi petugas melayani dengan cepat dan cekatan.

Petugas pengambilan paspor

Petugas pengambilan paspor / visa 

Pasporpun sudah tertempel visa Amerika Serikat, dengan masa berlaku yang berbeda-beda, saat itu saya mendapatkan 5 tahun. Tidak sulit kan ? Jadi selamat mencoba ya teman-teman.

Salam JJH …

2 thoughts on “Cara membuat visa Amerika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.