Jalan Jajan Hemat

Santapan Enak & Murah ala pinggir jalan di Jakarta

Ingin Santapan Enak dan Murah? Yuk, Kunjungi 15 Wisata Kuliner di Pinggir Jalan Jakarta Ini.

Biasanya warga Jakarta paling suka wisata sambil hunting kuliner, contohnya seperti yang ada di postingan berikut ini : Bogor, Padang, Yogya, Lampung, Cirebon dan masih banyak lagi.

Tapi untuk di kota Jakartanya sendiri malahan sering malas berburu kuliner, karena dianggap mahal.
Tapi siapa bilang, sulit menemukan tempat makan enak dan murah di Jakarta? Meskipun terlahir sebagai kota metropolitan terbesar, daerah ini masih menyimpan kesederhanaan. Salah satunya tercermin melalui wisata kuliner di pinggiran jalan. Bahkan, beberapa area berdekatan dengan hotel terbaik di Jakarta. Bagi Anda yang sedang menginap di Jakarta untuk mengurus bisnis; tidak ada salahnya mampir ke kawasan kuliner tersebut.

Lalu, di mana bisa menjumpai santapan lezat tersebut? Berikut 15 rekomendasi tempat wisata kuliner di Jakarta yang dapat dikunjungi. Yuk, simak!

1. Roti Bakar Pak Eddy

Roti Bakar Pak Eddy


Berdekatan dengan Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, roti bakar Pak Eddy tak pernah sepi dari pembeli. Sejak pagi hingga malam hari, tempat duduk di sana selalu penuh, apalagi mengusung konsep outdoor; semakin banyak yang meminati.
Soal rasa, jangan ditanya; pasti membuat ketagihan. Sebuah roti bakar dengan topping bervariasi, seperti cokelat, stroberi, keju, kornet, dan kacang. Istimewanya, roti tersebut merupakan hasil olahan sendiri. Dijamin renyah, bebas pengawet, serta terjaga kebersihannya.

2. Sate Padang Ajo Ramon

Sate Padang Ajo Ramon


Sate Padang Ajo Ramon; kuliner berbahan daging dengan bumbu khas Minang. Rasanya itu lho, menyesap sampai ke dalam lidah. Disajikan bersama kuah kental yang sangat gurih. Kelezatannya ternyata tak sampai di situ, apalagi saat ditaburi kerupuk renyah. Kalau penasaran, sambangi alamatnya di Gunung Sahari, Cikajang Raya, atau Pejaten Raya.

3. Kuliner Pecenongan

Kuliner Pecenongan


Ingin mencoba wisata kuliner malam? Kawasan Pecenongan memberikan sajian komplet mulai sore hingga dini hari. Hampir semua jenis makanan tersedia di sana, seperti seafood, martabak, chinese food, dan beberapa menu lokal.

Sangat mudah menemukan tempat makan ini. Letaknya sekitar 100 meter dari Halte Juanda. Sebuah gapura akan menjadi penanda bahwa Anda sudah tiba di lokasi kuliner Pecenongan. Jika diteruskan berjalan dari sini, Anda bisa menjumpai beberapa hotel mewah.

4. Bubur Ayam BCA Kelapa Gading

Bubur Ayam BCA


Alangkah beruntung para penghuni Kelapa Gading karena mudah menyambangi tempat makan ini. Menu bubur ayamnya sangat menggoda; lezat tak tertandingi. Dengan topping bervariasi dan campuran kuah kuning, rasanya semakin menggigit, apalagi harganya murah; hanya Rp 12.000 per porsi.

5. Gado-Gado Bon Bin

Gado-gado Bon bin


Warung gado-gado ini sudah ada sejak tahun 1960. Pengelola sekaligus peracik santapannya adalah seorang nenek bernama Lanny. Meskipun berumur 80 tahun, Beliau masih energik dan aktif melayani pembeli. Kini, sang nenek didampingi putra dan asistennya.
Keistimewaan gado-gado bon bin terletak pada olahan bumbu kacangnya. Kalau santapan sejenis menggunakan kacang biasa, Nenek Lanny justru memakai kacang Vietnam. Terang saja, menciptakan rasa gurih dan manis. Teksturnya lembut dengan warna pekat. Kalau sudah lezat begini, masih yakin tidak ketagihan?

6. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih


Apa lagi yang mampu membuat perut keroncongan selain aroma rempah-rempah dalam masakan? Terlebih bersumber dari nasi goreng kambing Kebon Sirih. Tidak hanya berbau harum, tetapi juga lezat. Taburan daging kambingnya itu lho, menggoda selera. Tidak percaya? Cobalah mampir ke Jalan Kebon Sirih pada jam enam sore.

7. Seafood Santa 68 Jakarta

Seafood Santa 68


Menikmati seafood tidak mesti ke restoran yang memasang harga mahal. Warung kaki lima di dekat BCA Santa Jakarta pun bisa menjadi solusi. Sensasi hidangannya; lezat, bebas amis, dan segar. Soal kebersihan, tak perlu khawatir karena terjaga dengan baik.
Beberapa menu yang tersedia di tempat tersebut, antara lain cumi saus tiram, kepiting rebus, kerang rebus, dan kepiting bumbu Padang. Ada juga cumi goreng tepung dengan rasa gurih dan renyah. Selain itu, terdapat menu ikan bawal, udang, dan daging bakar. Uniknya, saat makan, pengunjung ditemani iringan live music para pengamen.

8. Mi Ayam Pangsit Pendi

Mie Ayam Pangsit Pendi


Meskipun hanya bermodalkan gerobak, mi ayam ala Pak Pendi tergolong laris. Bahkan, pembelinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Kuliner yang dibanderol Rp 30.000 per porsi ini memiliki rasa dan sajian khas. Taburan daun bawang, kuah bening, serta bumbu spesial, merupakan keunikan santapan tersebut.

9. Sate Taichan Bang Ocit

Sate Taichan Bang Ocit


Sate Taichan merupakan salah satu menu makanan paling populer di kawasan Senayan. Santapan ini berbahan dasar daging ayam. Namun, warnanya tidak berubah menjadi cokelat setelah dibakar. Melainkan, tetap putih selayaknya daging ayam dan disajikan bersama sambal pedas ala Bang Ocit dan irisan lontong.

Kuliner tersebut berpusat di Jalan Asia Afrika. Biasanya, dibuka pada pukul 21.00 WIB. Tidak berselang lama, antrean pembeli sudah mencapai tempat parkir. Meskipun hanya berbentuk warung tenda, pelanggan sate ini berasal dari kalangan menengah ke atas. Tak mengherankan, area itu dipadati mobil-mobil mewah yang pemiliknya rela berdesakan demi menyantap Sate Taichan.

10. Gulai Tikungan

Gulai Tikungan


Berjalan dari Blok M ke arah Jalan Mahakam dan Bulungan; terlihat deretan penjual gulai. Orang menyebutnya gulai tikungan; beroperasi sejak tahun 1980. Kuliner ini disajikan dengan kuah santan yang tidak terlalu kental. Namun, rasa gurihnya sangat terasa. Selain itu, harganya cukup terjangkau; sekitar Rp 8.000 per porsi.

11. Soto Ayam dan Ceker di Gandaria

Soto Ayam dan Ceker Gandaria


Anda menyukai kuliner soto khas daerah? Tidak ada salahnya mencicipi soto Kudus di Jalan Gandaria 1. Dibuka mulai pukul empat sore, warung kaki lima ini sangat ramai. Nyaris tak tersisa satu kursi pun menjelang malam hari. Kuah sotonya, tumpah banget; dikombinasikan dengan irisan ayam dan ceker.

12. Nasi Goreng Kebuli Apjay

Nasi Goreng Kebuli Apjay


Kaya rempah, beraroma harum, serta nasi kecokelatan, disajikan dalam kondisi hangat. Itulah nasi goreng kebuli Apjay; berada di Jalan Panglima Polim, Jakarta. Rasanya pedas, manis, dan sangat lezat. Ditambah taburan daging kambing yang melimpah, tetapi bebas perengus.

13. Kwetiau Sapi 78

Kwetiau Sapi 78


Penggemar kuliner ala chinese food bisa mampir ke Jalan Raya Mangga Besar. Lokasi tersebut menyuguhkan kwetiau berisi bihun, mi, sayur, dan daging sapi. Sangat ramai ketika malam hari; nyaris tidak ada tempat duduk yang kosong. Kalau ingin cepat dilayani, Anda harus antre mulai sore hari.

14. Ketoprak Ciragil

Ketoprak Ciragil


Ketoprak merupakan salah satu makanan khas Betawi yang berisi campuran lontong, sayur, telur, dan kecambah. Olahan bumbu kacangnya sangat lembut, gurih, dan enak, apalagi disajikan bersama taburan kerupuk yang renyah. Rasanya pasti bikin ketagihan. Namun, ketoprak ini hanya bisa ditemukan di Jalan Ciragil II, Senopati, Jakarta Selatan.

15. Warung Tenda Blok S

Warung Tenda Blok S


Warung tenda blok S adalah pusat kuliner sekaligus area nongkrong berbagai kalangan. Kawasan ini berbentuk pujasera dengan kursi-meja makan berwarna oranye. Beberapa makanan yang disediakan, antara lain bakso, es podeng, pempek, nasi goreng, es teler, dan siomai. Semua itu dibanderol dengan harga kurang dari Rp 50.000 per porsi. Dibandingkan hidangan dari hotel di Jakarta, santapan ini cukup murah, bukan?

Itulah lima belas tempat wisata kuliner kaki lima yang menyajikan santapan lezat di ibu kota Indonesia. Untuk mencicipi semua hidangannya, tak cukup hanya semalam. Anda bisa mencari penginapan sebagai tempat istirahat selama beberapa hari. Masalah informasi daftar hotel, tipe kamar, hingga pemesanan; dapat dicek melalui situs terpercaya seperti Traveloka.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.