Jalan Jajan Hemat

The Royal Kitchen (Jakarta)

Bukan karena sedang trend Briptu Norman yang menyanyikan lagu “Chaiya Chaiya”, maka JJH memutuskan mencicipi hidangan India. Tapi karena beberapa saat yang lalu, kami sempat memesan voucher The Royal Kitchen ini di dealkeren. Waktu itu beli voucher senilai Rp 50.000 dengan harga Rp 20.000. Lumayanlah untuk mencoba tempat2 kuliner yang baru.

The Royal Kitchen berada di Bellagio Boutique Mall, di kawasan Mega Kuningan Jakarta, di lantai dasar. Saat kami menginformasikan bahwa kami menggunakan voucher dari dealkeren, terlihat waiter sudah mengerti dan tidak bingung. Agar puas mencicipi aneka menu, kami sengaja memilih paket buffet all you can eat seharga Rp 69.000 /orang (harga weekend, kalau di Senin-Kamis harganya Rp 59.000), harga ini belum termasuk pajak. Resto ini tidak terlalu besar, namun suasananya cukup membuat kita seolah-olah berada di negeri India karena desain interior, ornamen-ornamen, musik, bahkan peralatan makannya sangat kental dengan nuansa India.

Kami dilayani dengan ramah dan baik, secara kami sama sekali tidak paham dengan masakan India. Waiter menjelaskan makanan apa saja yang tersedia disana, dan juga menginformasikan menu andalan The Royal Kitchen, Masala Dosa yang berbentuk seperti crepes dengan isinya kentang rebus dan aneka bumbu. Bahkan waiter pun sebentar-sebentar menghampiri meja kami untuk menjelaskan menu lain dan mengantarkannya ke meja kami.

Masala dosa


Aneka masakan India

Kami dijelaskan bahwa hampir seluruh masakan yang terhidang, special dibuat oleh chef yang asli dari India. Kami juga dipersilahkan untuk melihat saat chef tersebut membuat hidangan Masala dosa. Kabarnya chef ini sudah berpengalaman ke Arab Saudi dan beberapa negara lainnya.

Chef import dari India

Total biaya yang kami keluarkan untuk berdua adalah Rp 198.000, karena sebelumnya sudah membeli voucher dealkeren sebesar Rp 100.000, maka kami hanya menambah Rp 98.000. Kasir langsung otomatis mengurangi tagihan kami. Memang bukan resto yang hemat, dan bahkan kebanyakan yang datang adalah expatriate (terutama orang India). Secara pelayanan kami acungi jempol, untuk rasa… sepertinya juga oke, tapi maklum karena lidah orang Indonesia, kami merasa lebih cocok dengan masakan Sunda euy…. 🙂

The Royal Kitchen
Bellagio Boutique Mall Ground Floor 16
Jl Kawasan Mega Kuningan Kav 3-5
Telp 021 – 30029975

10 thoughts on “The Royal Kitchen (Jakarta)

  1. Budi P.

    Queen, saya rasa Anda sebenarnya tahu bahwa itu hanya kekeliruan semata. Saya mohon maaf atas kesalahan yang tidak disengaja tersebut.

    Jika Anda berkenan untuk dikoreksi, komentar Anda mengandung kesalahan yang menurut saya cukup fatal (karena bisa dihindari), yakni penggunaan dua kata “untuk” pada kalimat ‘”Terima kasih untuk jalanjajanhemat untuk ulasannya”. Bukan hanya kalimat tersebut terdengar tidak logis, tetapi kalimat tersebut juga tidak baik secara estetika.

    Di bawah ini saya berikan beberapa alternatif perbaikan untuk kalimat yang ditulis Queen:

    1. Terima kasih jalanjajanhemat untuk ulasannya.
    2. Terima kasih kepada jalanjajanhemat untuk ulasannya.
    3. Terima kasih jalanjajanhemat atas ulasannya.
    4. Terima kasih kepada jalanjajanhemat atas ulasannya.

    Terima kasih,

    Budi P.

  2. Queen

    Pak Budi
    Saya rasa komentar ada juga mengecewakan karena menurut saya, setelah kata musik bukan ditambahkan kata KOMA melainkan tanda baca koma (,).
    “….desain interior, ornamen-ornamen, musik koma bahkan peralatan makannya…”
    Aneh bukan dibacanya?

    Terima kasih untuk jalanjajanhemat untuk ulasannya.

  3. Budi P.

    Adri, jangan bersikap kurang ajar dengan orang yang lebih berpengalaman! Saya minta kesalahan berbahasa untuk DIKOREKSI, malah Anda menantang saya. Memang saya gila, sehingga Anda berani berkata saya salah minum obat? Kepada jalanjajanhemat, saya masih kecewa dengan tidak dikoreksinya bahasa yang SALAH. Sudah HAMPIR 2 TAHUN saya menunggu untuk perubahan ini.

    Silakan dukung saya dengan mengirimkan komentar yang sama. Bahasa mencerminkan kepribadian bangsa. Orang Indonesia yang suka salah berbahasa ekuivalen dengan orang yang tidak bangga dengan negaranya dan membiarkan negaranya HANCUR. Ini tidak boleh dibiarkan.

    Budi P.

  4. Budi P.

    Bahasa Anda MASIH SANGAT MENGECEWAKAN !!

    Contoh :
    cukup membuat kita seolah-olah berada di negeri India karena desain interior, ornamen-ornamen, musik bahkan peralatan makannya sangat kental dengan nuansa India.

    Setelah kata musik SEHARUSNYA DITAMBAHKAN KATA KOMA, tetapi Anda tidak menambahkan. Kalau tanpa koma, saat dibaca kalimatnya terdengar sangat aneh.

    Tolong perubahan segera.
    Saya minta dengan sangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.