Berikut adalah Catatan perjalanan dari salah seorang pembaca JJH, Sarah Melissa atau dikenal dengan SarMel. Kiranya dapat melengkapi informasi sebelumnya. Thanks ya Mba SarMel…
Hari Pertama : Ben Thanh Night Market
Hari kedua : Sungai Mekong, Coconut Island, rumah penduduk, Turqoise Island, Water Pupper Show, Opera House, Taman Kota
Hari ketiga : Chu Chi Tunnel, Choy Binh Tay Market, Huyen Cathedral, War Remnants Museum, Reunification Palace, Notre Dame Cathedral, Post Office
Hari Keempat : Vung Tau, Bai Tam, Thang Tam Temple, Laksamana Cheng Ho, Patung Tuhan Yesus

Hari Pertama (16 Juli 2010)
Dengan modal cuman “iseng-iseng” booking tiket ke Ho Chi Minh City (HCMC) pada tanggal 15 Oktober 2009 yang lalu, akhirnya kesampaian juga saya bersama tiga temen saya terbang ke HCMC pada tanggal 16 Juli 2010 menggunakan pesawat Air Asia QZ7736 dengan harga Rp 657k (termasuk bagasi 15 kg).

Informasi penting sebelum berangkat:
Uang US Dollar sesuai dengan budget travelling yang sudah direncanakan.
(lebih baik membawa uang US Dollar dan menukar DONG (Mata Uang Vietnam) di salah satu Money Changer Tan Son Nhat International Airport, karena rate-nya 2x lebih besar dibanding kita menukarnya dari Rupiah ke Dong di tanah air)
Sebagai informasi, mata uang Dong lebih rendah nilainya di tanah air, misalnya 100.000 dong = 50.000 rupiah.

Jam 15.00 kami melakukan cek-in di counter Air Asia Terminal 2D Bandara Soekarno Hatta , ngantri di counter Bebas Fiskal (jangan lupa untuk siapkan fotokopi NPWP), dan mengisi kartu imigrasi Indonesia. Pesawat kami terbang pukul 16.35 tiba pukul 19.40 (tidak ada perbedaan waktu antara Indonesia dengan HCMC).



Tan Son Nhat International Airport


Sekitar pukul 20.30 (setelah proses ber-narsis-ria di Tan Son Nhat International Airport) kami menukar US Dollar ke salah satu Money Changer yang mempunyai rate tukar “bagus”, dan mencari taksi “Mai Linh” dengan cara booking di salah satu counter Taksi (dengan harga 150.000 Dong sudah “all in” termasuk biaya parkir di airport) yang berada bersebelahan dengan Money Changer.



Pukul 21.00 kami tiba di Empress Hotel yang beralamat di 136 Bui Thi Xuan Street, District 1, HCMC (Hotel Bintang 3) dengan harga +/- Rp 400k per malam dengan fasilitas ranjang besar untuk ukuran 2 orang dewasa, AC, kamar mandi bersih dengan air panas/ dingin, tv, kulkas, ada tempat buat gym dan kafetaria di lantai bawah. Walaupun lorong menuju kamar cukup sempit untuk dilalui, pelayanan yang friendly dan kenyamanan hotel tersebut membuat kami puas (two-thumbs up).





Dengan bermodalkan peta HCMC (dapat diperoleh di Bandara), dan informasi yang diberikan oleh pihak hotel (terutama dari roomboy), kami memulai menjelajah ke daerah Bui Vien untuk mencari makan malam, sekedar informasi di jalan tersebut banyak tersebar para agent wisata keliling Vietnam, tetapi berhubung kami telah memesan paket wisata melalui Air Asia Go, kami tidak mampir. Akhirnya kami makan Pho (harga kurang lebih 50.000 Dong) di Restoran Pao “truly authentic Vietnamese cuisine” di 158 Bui Vien dan minum susu kacang kedelai pinggiran jalan dengan harga 5000 Dong (hasil rekomen wikitravel). Setelah makan, kami berjalan kaki menuju Ben Thanh Night Market (kurang lebih 20 menitan), kami melewati beberapa blok jalan yang cenderung sangat ramai seperti suasana Kuta di Bali dengan berbagai bar dan café di kanan kiri jalan. Kami tiba di Ben Thanh Night Market sekitar pukul 23.00 (note: pasar malam tutup pukul 24.00), disana dijual berbagai macam souvenir, baju bertuliskan Vietnam, tas tradisional, ikat pinggang, ada restoran pula di tengah-tengah pasar. Jangan lupa untuk menawar harga barang jika dinilai terlalu mahal dengan harga di Indonesia! Tetapi untuk kualitas barang seperti baju, harga dan modelnya rata-rata masih berada dibawah Thailand.

Mie Pho di Restaurant Pao



Jajanan pinggir jalan ala Vietnam





Sepanjang perjalanan kembali ke Hotel, kami menyempatkan diri untuk membeli operator telepon yang berlaku di HCMC bertujuan agar dapat menghubungi tour guide kami besok pagi untuk penjemputan di hotel.

Bersambung ke hari ke-2




About Jalan Jajan Hemat

Kami adalah keluarga yang gemar traveling dan kuliner tapi dengan harga hemat. Sehingga dapat berwisata tanpa bikin kantong bolong

2 Thoughts on “Panduan Wisata Ho Chi Minh City Vietnam (Hari 1)

  1. edoedwar on October 24, 2011 at 2:36 pm said:

    saya tanggal 7 nov 2011 tiba di ho chi min jam 7 malam menginap di hotel saigon 2 districk 1,kalau mau gabung gratis silahkan email saya

  2. Link ke hari 2 di HCM mana yah? gak keliatan. tx.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


× six = 6

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation