Jalan Jajan Hemat

Museum Taman Prasasti (Jakarta)

Museum Taman Prasasti

Berdasarkan saran dari pembaca, saya & keluarga mengunjungi Museum Taman Prasasti. Museum Taman Prasasti ini terletak di Jl Tanah Abang I No. 1, Jakarta Pusat, agak terpencil lokasinya dan areal parkirnya tidak terlalu luas. Seperti pada umumnya museum di Indonesia, harga tiket masuknya sangat murah yaitu Rp 2.000 untuk dewasa, Rp 1.000 untuk mahasiswa dan Rp 600 untuk anak2/pelajar. Waktu operasi adalah 9.00 s/d jam 15.00 hari Selasa s/d Minggu, sedangkan hari Senin dan hari libur museum ini tutup. Untuk yang mau memastikan jadwal maupun harga tiket masuk, silahkan menghubungi ke nomor telpon : (021) 3854060.

Museum ini berbeda dengan museum lainnya yang pernah saya kunjungi, yang pertama karena museum ini berupa taman terbuka bukan berupa gedung, yang kedua adalah museum ini sebenarnya adalah bekas pemakaman sehingga yang dipamerkan pun adalah hal2 yang berbau pemakaman seperti prasasti (batu nisan), patung2, alat transportasi pemakaman. Aneh ya, berwisata koq ke kuburan? 😀

Area ini dulu bernama Kebon Jahe Kober yang merupakan pemakaman orang Belanda & bangsa2 Eropa lainnya. Mulai dipakai tahun 1795 untuk pemakaman pejabat dan tokoh2 penting. Pada tahun 1975 pemakaman Kebon Jahe ini ditutup, namun karena Pemda DKI Jakarta melihat potensi wisata, maka pada 19 Juli 1977 , Gubernur Ali Sadikin meresmikan sebagai Museum Prasasti.

Aneka nisan dan kereta jenazah


Koleksi yang terdapat dalam Museum ini adalah hasil karya pemahat yang berbakat. Indah sekali patung2 maupun rancangan batu nisan/prasasti yang terdapat disana. Beberapa prasati nisan dari tokoh penting dari militer, pendidikan, seniman, ilmuwan, rohaniawan seperti Mayjen J.H.R Kohler, Dr. W.F. Stutterheim, Dr. H. F. Roll, Pieter Erberveld, Olivia Mariamne Raffles, Miss Riboet dan Soe Hok Gie terdapat disini.

Di museum ini juga terdapat kereta pengangkut jenazah yang biasanya ditarik oleh dua hingga empat kuda. Total koleksi yang tersimpan di museum ini sebanyak 1734 buah koleksi yang terdiri dari prasasti nisan, tugu/monumen, piala, patung, karangan bunga, kijing, lempeng batu persegi, dll.

Ketika kami datang, pengunjungnya sangat sepi. Hanya kami dan serombongan anak muda yang ternyata sedang melakukan pemotretan (lengkap dengan modelnya). Psst, ternyata tempat ini cukup sering dijadikan tempat pemotretan dan juga untuk shooting lho. Saya sempat melihat sebuah video klip musik Indonesia (saya lupa judulnya) yang mengambil setting di Museum Taman Prasasti ini. Penjaga tiket cukup ramah dan menawarkan apakah perlu dipandu, namun melihat areal yang tidak terlalu luas, kami memutuskan untuk melihat2 sendiri saja. Dan kami diberikan booklet kecil sejarah museum taman prasasti ini (sehingga saya dapat mengetahui sejarah tempat ini).

Suasana cukup teduh karena rindangnya pepohonan disana, bahkan cenderung membuat banyak nyamuk berkeliaran. Ada baiknya Anda menggunakan lotion anti nyamuk sebelum memasuki kawasan ini. Terdapat jalan setapak yang memutari taman ini yang dapat dilalui tanpa membuat sepatu menjadi kotor saat hujan. Patung2 yang terdapat disana sungguh indah, sehingga terkadang tidak sadar kalau sebenarnya sedang berada di pemakaman.

Masih klise, banyak barang2 tak ternilai ini yang menjadi rusak karena kurang terawat. Patung2 banyak yang rusak & tidak lengkap bagiannya. Bahkan saya sempat melihat tumpukan batu nisan kuno yang tergeletak begitu saja dengan keadaan pecah. Kamar mandi kurang manusiawi, bahkan WC wanita dalam keadaan tergembok. Kita masih harus menanamkan rasa cinta museum dan menghargai benda2 peninggalan bersejarah.

Salam Jalan Jajan Hemat.

36 thoughts on “Museum Taman Prasasti (Jakarta)

  1. Ragezzo

    ane juga sudah pernah masuk kesana…. sayang bgt dulu ga di publikasikan…. tapi memang disana seru bgt…. cuma memang rada seram kerena sejauh mata melihat yang terlihat hanya patung dan bangunan2 yang menyerupai kuburan……….

  2. anya

    hari minggu, museum ini buka dari jam berapa sampai jam berapa ya pak? kalau bawa kamera SLR untuk pemotretan pribadi, sample..mau foto2 pake SLR, itu kan pasti ada yg memotret (fotoin), namun untuk pribadi. kira2 dikenakan biaya gag ya pak??

  3. eve

    kalau untuk pemotretan buku tahunan anak pelajar sekolah gimana?
    bisa ga? mengenai masuk apakah kita harus meminta izin terlebih dahulu atau seperti apa prosesnya. terimakasih

  4. JJH

    Kalau untuk foto2 sendiri sih sepertinya tidak bayar ya, tapi kalau bawa model kemungkinan dikenakan charge tambahan…

  5. okha

    bener ya pak klo motret gak kna cash..krna sya pngn ksna bwa kmera buat tgas kliah fotografi

  6. iq666al

    kabarnya kalo mau foto di sini pake kamera SLR itu harus bayar sampe 100 ribu, bener ga ya?

  7. Tifani

    ih mau dong kesana tapi naik apa aja ya? twus kalo dari bogor kemana2 aja arahnya ? kasih tau dong pak 🙂

  8. andisa

    Maaf saya anak malahayati tadi pagi foto buat buku akhir sekolah disana ! Saya mau konfirmasi baju saya yang item pita terusan ada di sana atau tidak ? Soalnyaa ketinggalan di kamar mandi .

  9. farwiz

    di beberapa nisannya sudah ada coretan2 pake pilok tuh……harusnya pengawasnya lebih jeli jangan sampai ada orang2 jahil seenaknya masuk membawa alat2 tulis atau cat semprot…

  10. ADPT

    hmmm..

    mau tanya dong…
    taman prasasti ituu bukanya cuma jm 9 pagi sampe jam 3 sore saja ?

    gak ada waktu lagi ?

  11. althan

    Thanx infonya n poto2nya Pak..byw ada review tempat wisata “hijau” yang lainnya pak? thanx

  12. iyus

    “…Saya sempat melihat sebuah video klip musik Indonesia (saya lupa judulnya) yang mengambil setting di Museum Taman Prasasti ini.”

    video klip “Bukan Pujangga” dari band Base Jam, mas…

  13. rommya Post author

    @chaca : alamatnya di Jl Tanah Abang 1 No. 1, No telpnya (021) 3854060. Observasi nya ke Museum Prasasti ? Tiket masuknya Rp 2.000 untuk dewasa, Rp 1.000 untuk mahasiswa dan Rp 600 untuk anak2/pelajar. Murah kan ?

  14. chaca muuedhz

    allamat nya di mna cii pak . . ?
    soall nya qta dpet tgaz drii cqulla buat observacii
    truz msuk nya thuu berapa iiaa. .?
    apha prluu bawa id card cqulla. . ?

  15. rommya Post author

    @Gessy: wah bagus deh kl cukup puas dgn tempatnya. Apalagi kalau foto2nya pakai black & white, keren lho..
    Salam Jalan Jajan Hemat ya…

  16. Gessy

    Wah trnyta tmptna lmyn kren bwt fto” yah.Bnr g trlalu serem mlh mengasikan tmptna.Tp kmr mandina yg dtnjkan sma mbak”ptgs dst enak qo brsh wlu g da lmpuna hehehe.Thanx y tas infmsina om.

  17. Gessy

    Mw nanya ni taman prasasti dtnh abng it serem g ci cz it kn tmpt kburan blnda n dngr”ktnanya dlu tmpt mutilasi gt!Q jg mw fto dsna bwt bku thunan!

  18. rommya Post author

    Kalau motret2 biasa sih sptnya ga bayar ya.. Toh anggap saja sedang berkunjung. Tapi kalau bawa model & perlengkapan yg banyak.. bisa jadi ada biaya tambahan. Atau kalau mau lebih pasti silahkan menghubungi ke nomor telp : (021) 3854060. Salam JalanJajanHemat

  19. rommya Post author

    wah, saya tdk sempat memperhatikan detail angkutan umum yg lewat sih. Tp dari Jl Abdul Muis tdk jauh koq. Berhenti di lampu merah, lalu jalan kaki pun deket koq.

  20. Na'_aLone

    wuaaaaaaa…..
    dari dulu mo ke ni museum g jadi2…
    soal’y bingung mo ksana naek angkutan umum ap N lewat mn?secara gw lebih suka jalan sendiri gitu…

  21. rommya Post author

    @May: Tepatnya itu sih dekat Abdul Muis, rasanya sih ada angkutan umum deh yg lewat (mikrolet), memang jalannya tdk terlalu besar, jd tdk dilalui bus besar. Thks juga.

  22. May

    Bagus… ada website ini jd enak buat referensi jalan dan jajan hemat.

    saya mau tanya, tepatnya dekat mana ya kalau ke museum prasasti ini? Ada ga angkutan umum yang lewat museum ini. Thx ya infonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.