Jalan Jajan Hemat

Wisata Goa Pindul Jogja

Ingin pengalaman yang berbeda saat liburan ? Menyusuri sungai bawah tanah di dalam gua dengan ban, atau mengarungi sungai dengan menggunakan ban terdengar menarik kan ? Saat berlibur ke Jogja, sempatkan mampir ke daerah Gunung Kidul berjarak sekitar 40 km dari kota Yogyakarta yang dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam dengan kendaraan pribadi. Seperti biasa kami mencari lokasi wisata ini dengan menggunakan aplikasi GPS waze & google maps, cukup mudah mencarinya. Saat dalam perjalanan kami juga melihat banyak papan / spanduk bertulisakan “Pusat Informasi Gua Pindul”, tapi ternyata itu adalah para agen wisata yang menawarkan paket gua pindul, namun kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sampai di lokasi. Memasuki kawasan wisata Goa Pindul, pengunjung perlu membayar tiket retribusi dari Pemda setempat (resmi) sebesar Rp 10.000 / orang (Desember 2016).

Ada beberapa operator yang menjadi operator wisata Gua pindul (kalau tidak salah ada 5 operator), akhirnya kami memutuskan memilih Panca Wisata. Kami memilih paket Rafting Oyo & Goa Pindul. Ada beberapa paket wisata yang ditawarkan, antara lain sbb (Desember 2016) :
1. Paket Goa Pindul :Rp. 35.000,-
2. Paket Rafting Oyo : Rp. 45.000,-
3. Paket Goa Glatik : Rp. 30.000,-
4. Paket Candi/Situs : Rp. 25.000,-





Pengunjung mendapatkan perlengkapan pelampung dan sepatu karet yang sudah termasuk dalam paket. Di sini juga terdapat loker penyimpanan barang yang dapat disewa. Pastikan Anda tidak membawa barang yang dapat rusak jika terkena air, tidak perlu membawa uang tunai, karena jika Anda butuh membeli sesuatu, cukup diinfokan ke pemandu, dan Anda membayar saat sudah kembali ke basecamp. Kalau Anda tidak memiliki sepatu karet yang nyaman, sebaiknya meminjam sepatu yang disediakan karena ada beberapa lokasi yang berbatu-batu. Kita juga dapat menyewa fotografer untuk menemani dan mengambil foto-foto selama tour berlangsung.

Pelampung dan sepatu karet


Loker penitipan barang


Ada yang menjual pakaian untuk yang tidak membawa pakaian ganti

Rute pertama adalah Body Rafting sungai Oyo. Kami ikut dalam rombongan sekitar 12 orang didampingi seorang pemandu. Kami naik dalam sebuah kendaraan pick up dengan ban-ban besar di dalamnya. Setelah turun dari mobil, tiap peserta membawa ban masing-masing melewati persawahan untuk menuju tepi sungai Oyo.

Naik mobil pick up


Di atas mobil


Membawa ban melintasi persawahan

Kami pun mengarungi sungai Oyo dengan didampingi oleh pemnadu. Menyusuri sungai dengan mengikuti arus dan melihat tebing di samping kiri kanan membuat pengalaman yang unik. Di beberapa lokasi, peserta diijinkan untuk turun dari ban, tapi pelampung harus selalu digunakan.

Menyusuri sungai Oyo

Ada beberapa spot kita bisa melompat ke sungai dari atas tebing, seru juga.. Ada yang tidak terlalu tinggi dan ada yang lebih tinggi.

Tebing untuk melompat


Spot lompat yang lebih tinggi

Juga ada air terjun yang bisa memijat tubuh, lumayan mengurangi rasa pegal 🙂

Di bawah air terjun

Setelah puas berloncat-loncat dan menikmati air terjun serta berfoto ria, rombongan kembali ke basecamp. Sayang ada insiden, salah satu peserta handphonenya terjatuh ke dalam sungai. Jadi menurut pemandu banyak kamera maupun handphone wisatawan yang jatuh ke dalam sungai, tapi sangat berbahaya untuk melepas pelampung dan mencoba menyelam mencari barang-barang tersebut. Jadi pastikan jaga barang bawaan Anda baik-baik.. Oh ya sepatu saya juga sempat lepas saat melompat dari pinggir tebing, tapi pemandu mengatakan tidak apa, tidak perlu dicari / dirisaukan.

Sebelum naik ke mobil, kita melewati kios / warung yang menyediakan makanan kecil & minuman dingin. Juga tersedia toilet, cukup sampaikan dari rombongan yang mana, nanti belanjaan akan dicatat dan dipegang oleh pemandu.

Kios dan toilet

Kembali dari Body Rafting Sungai Oyo, kami melanjutkan ke tour Goa Pindul. Karena peserta rombongan yang lain tidak mengambil paket ini, jadi mereka kembali ke basecamp, dan kami melanjutkan hanya sekeluarga saja.

Di depan Goa Pindul

Goa Pindul merupakan satu dari rangkaian tujuh gua yang dialiri sungai bawah tanah di daerah Bejiharjo. Gua ini memiliki panjang sekitar 300 m, dengan lebar 5 m, dihiasi batu stalaktit dan stalagmit yang indah. Goa ini memiliki zona terang, zona remang, dan zona gelap gulita. Tapi tidak perlu risau, karena pemandu membawa senter yang akan menerangi dan juga menjelaskan mengenai sejarah dan kondisi dari Goa Pindul.

Di dalam goa pindul

Setelah selesai, kami kembali ke basecamp untuk mandi, terdapat beberapa kamar mandi juga yang dikelola warga setempat, sehingga tidak perlu takut antri untuk mandi. Juga ada warung-warung makan yang menyediakan makanan dan minuman.

Seru kan, jadi sempatkan mampir ke Goa Pindul bersama keluarga / teman-teman Anda.
Salam JJH

Goa Pindul
Wirawisata, Gelaran 2 , Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul
Yogyakarta

One thought on “Wisata Goa Pindul Jogja

  1. Lingga

    Objek wisata yang harus dikunjungi jika berlibur ke Jogja. Setelah ke Gua Pindul bisa melanjutkan perjalanan ke pantai-pantai yang ada di Gunung Kidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.