Jalan Jajan Hemat

Perjalanan liburan ke Lampung

Setelah sekian lama melakukan perjalanan darat di pulau Jawa, JalanJajanHemat (JJH) tertantang untuk melakukan perjalanan ke luar pulau. Pulau yang dipilih adalah pulau Sumatera dengan tujuan kota Lampung yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Perjalanan dimulai dari tol Jkt-Merak, disarankan untuk berangkat pagi hari sehingga tidak macet dan juga sesampainya di Merak belum terlalu banyak antrian, sehingga waktunya lebih efisien. Jalan tol Jkt-Merak kondisi jalannya mulus dan nyaman dilalui (per Des 2012). Keluar dari gerbang tol Merak (biaya tol Cikupa-Merak : Rp 31.000), silahkan mengikuti papan petunjuk untuk menuju pelabuhan Merak.

Masuk di pelabuhan Merak, kita membeli tiket mobil seharga Rp 232.500 untuk mobil pribadi. Penumpang sudah tidak dihitung lagi. Kita akan mengantri sesuai dermaga yang diinformasikan petugas. Antrian berjalan cukup lancar, petugas akan mengarahkan sampai ke dalam kapal. Kapal Ferry yang kami naik saat berangkat berukuran tidak terlalu besar. Mobil dan motor diparkir di atas, sedangkan bus dan truk di bawah (di dalam) kapal.

Selama perjalanan kita dapat memilih untuk menunggu di mobil atau turun untuk berjalan-jalan di kapal. Ingat matikan mesin mobil selama perjalanan, demi keselamatan dan kesehatan bersama. Kami sarankan untuk turun berjalan-jalan atau beristirahat di kapal, lumayan lho refreshing.

Sebelum berangkat, sempat melihat seorang anak kecil yang memberikan tontonan dengan melompat dari atas kapal ke laut, setelah mendapat ‘saweran’ berupa uang kecil dari para penumpang.

Di kapal terdapat ruang tunggu untuk kelas ekonomi, tanpa dikenakan biaya tambahan. Ruangan ini tidak berpendingin udara, tapi sudah lumayan untuk istirahat sejenak. Untuk yang ingin lebih nyaman, dapat masuk ke kelas yang lebih tinggi. Waktu perjalanan pergi karena kapal kami kecil hanya terdapat ruang kelas 2 dengan harga Rp 8.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Tapi saat perjalanan pulang terdapat kelas 1 (Rp 8.000) dan VIP (Rp 10.000). Di dalam ruang ini tidak seramai kelas ekonomi, dengan tempat duduk yang juga lebih nyaman (empuk) dan dilengkapi pesawat televisi, walau kadang tidak dinyalakan. Sebaiknya kita beristirahat selama di kapal, jadi tidak lelah saat akan menempuh perjalanan darat kembali. Barang berharga sebaiknya ditaruh di mobil saja agar lebih aman.

Ruang Ekonomi


Ruang Kelas 2 – ber AC

Bagi yang belum sempat makan, di luar juga terdapat kantin. Tapi kami memilih untuk membawa bekal sendiri dari rumah.

Sepanjang perjalanan, kita dapat menikmati pemandangan yang indah, kita juga dapat naik ke atas untuk menikmati pemandangan yang lebih indah. Bahkan jika sedang beruntung, terkadang dapat terlihat ikan lumba-lumba yang sedang berlompatan. Berikut beberapa foto selama perjalanan di kapal.

Kami sempat membaca artikel yang menyarankan untuk tidak pernah menggunakan kamar mandi selama berada di kapal ferry. Sempat cemas juga awalnya, mengingat kami membawa anak. Tapi ternyata tidak seseram itu koq, masih manusiawi lah, mirip seperti kita di terminal atau di SPBU standard kurang lebih. Itu sebabnya lebih baik mengambil jadwal yang pagi, karena relatif masih bersih kapalnya. Oh ya kapalnya banyak jenisnya, ada yang besar, ada yang kecil, ada yang bagus, ada yang sudah tua, yah untung-untungan saja…

Perjalanan tol dari Jakarta ke pelabuhan Merak kurang lebih 2 jam dengan mengemudi santai, lalu sekitar 2 jam di ferry, plus menunggu bongkar muat nya masing2 0.5 jam. Jadi kurang lebih 5 jam sudah tiba di pelabuhan Bakaheuni. Setelah itu disambung perjalanan dari Bakaheuni ke kota Lampung sekitar 2 jam. Jalan nya sudah cukup bagus, hanya agak bergelombang di beberapa titik saja. Namun karena banyak truk yang melintas, harap kita bersabar dan berhati-hati ketika ingin mendahuluinya. Pengemudi truk pada umumnya cukup bersahabat, mereka akan memberikan jalan untuk mobil yang akan lewat. Sepanjang perjalanan kita dapat melihat pemandangan yang cukup indah.

Suasana perjalanan Bakaheuni – Lampung

Untuk informasi tempat2 wisata di Lampung silahkan klik di http://www.jalanjajanhemat.com/2013/02/tempat-wisata-di-lampung/, untuk kulinernya bisa klik di http://www.jalanjajanhemat.com/2013/03/wisata-kuliner-lampung/
Salam JJH

3 thoughts on “Perjalanan liburan ke Lampung

  1. Pulau Tidung

    Sayang rencana pembangunan jembatan selat sunda belum jelas, coba kalau ada, pastinya perjalanan dari Pulau Jawa semakin mudah dan murah.

  2. Goiq

    sudah lama juga tidak menyebrang naik kapal ferry, padahal waktu masih kuliah setahun bisa beberapa kali menyebrang secara harga tiket pesawat waktu terbilang mahal untuk kantong mahasiwa seperti saya.. Sekarang malah kebalikannya, apa-apa naik pesawat. Hahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.