Jalan Jajan Hemat

Vipassana Graha – Pusat meditasi di Lembang

Saat Anda melintasi Jl Kolonel Masturi Lembang, Bandung, yaitu jalan yang menuju ke resto The Peak, Sapulidi maupun Kampung Daun, mata Anda akan tertambat pada sebuah bangunan berwarna putih berbentuk kerucut. Bangunan itu ternyata adalah sebuah candi Maha Panca Bala yang terletak di dalam kompleks pusat meditasi Vipassana Graha. Letaknya yang di kawasan Lembang membuat tempat ini menjadi sejuk dan sangat ideal untuk melakukan meditasi. Saat memasuki kawasan yang kira2 seluas 2 hektar itu membuat kita seolah-olah berada di Thailand, karena desain bangunan yang ada menyerupai kuil2 yang berada di Thailand.

Tempat ini digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha, tapi juga terbuka untuk umum bagi yang ingin berkunjung kesana. Tapi harap diingat, karena ini adalah tempat ibadah maka harap menjaga kesopanan dan datang dengan sikap hormat dan menghargai. Untuk memasuki tempat ini tidak dipungut bayaran sama sekali. Bahkan untuk para umat Budha yang ingin menginap disini, tersedia beberapa kamar yang disediakan tanpa dikenakan biaya, tapi harap menelpon terlebih dahulu untuk reservasi.

Arti dari nama candi Maha Panca Bala adalah candi yang memiliki lima kekuatan yang sangat besar (Maha berarti besar, Panca berarti Lima, Bala berarti kekuatan). 5 Kekuatan itu adalah kekuata yang berasal dari Saddha atau Keyakinan, Viriya atau Semangat, Sati atau Kesadara, Samadhi atau Konsentrasi dan Panna atau Kebijaksanaan.

Di dalam candi utama terdapat lukisan Kelahiran dan Parinibbana Sang Buddha. Di dalam candi atas terdapat patung Buddha Rupang yang terbuat dari batu giok asli. Di sekeliling dinding candi atas terdapat relief-relief yang menggambarkan Riwayat Hidup Sang Buddha. Di candi bagian bawah terdapat relief alam surga dan neraka. Empat candi kecil yang mengelilinginya merupakan simbol dari Empat Kesunyataan Mulia. Pada dinding candi kecil terdapat relief dari empat posisi/arah Sang Buddha.

Di samping candi Maha Panca Bala, terdapat gedung yang bernama Dhammasala 10.000 Budha. Mengapa dinamakan demikian ? Karena di dalam gedung ini terdapat 10.000 buah patung Budha sumbangan dari para donatur. Pada setiap patung tersebut tertera nama penyumbangnya. Dan di ruangan ini terdapat altar dengan Buddha Rupang Utama dalam posisi Abhaya. Di depan gedung ini terdapat 7 patung Budha yang memberi simbol hari.

Selain itu, umat Budha juga bisa mengikuti perjalanan 108 Arahat. Dimana umat akan berjalan mengelilingi bagian bawah candi sembari membawa koin dalam gelas yang jumlahnya berbeda-beda namun mempunyai ukuran berat yang sama dan berjalan memasukkan koin-koin tersebut ke dalam 108  mangkuk yang sudah disiapkan. Jika koin kita habis maka kita tinggal menghitung berapa mangkuk yang belum kita isi dan juga sebaliknya jika koin berlebih dihitung berapa jumlahnya. Dari sana kita mengambil petunjuk hidup kita sesuai dengan jumlah kekurangan atau kelebihan koin. Petunjuk tersebut bermacam-macam, ada yang mengatakan jika pikiran kita bercabang maka kita tidak akan sukses, ada petunjuk untuk sukses dan bahagia, ada juga yang menyatakan agar kita selalu merasa puas dengan apa yang kita dapatkan.

Di seputar vihara terdapat taman-taman dengan bunga yang indah, dan terdapat kalimat-kalimat bijak tersebar di pohon yang terdapat disana. Di bagian depan gedung serba guna terdapat patung dua ekor gajah putih yang sedang mengangkat Roda Dhamma (Dhammacakka) dengan belalainya. Dan di samping candi terdapat Tugu Asoka untuk mengenang Raja Asoka. Tingginya tujuh meter, dengan bagian bawah pilar terbuat dari batu granit, sedangkan tiangnya terbuat dari beton. Pada puncak pilar tersebut terdapat empat buah patung singa terbuat dari tembaga yang ditempa, yang menghadap empat penjuru mata angin, yang mana di antara punggungnya diletakkan sebuah Roda Dhamma (Cakka), dan pada bagian bawah pilar terdapat tulisan yang mengajarkan agar kita umat berbeda-beda agama saling menghormati dan mempelajari ajaran yang baik dari setiap agama.

Salam Jalan Jajan Hemat

Vihara Vipassana Graha
Jl Kol Masturi No. 69, Lembang – Bandung
Telp : (022) 2787663/4


19 thoughts on “Vipassana Graha – Pusat meditasi di Lembang

  1. jhon

    Salam sejahtera
    Sy ingin menanyakan kepada senior disini ,apakah saat ini vipasana graha sedang penggalagan dana untuk keperluan vihara?
    Thx

  2. Soe Yin Ken

    Aku hari ini berkunjung kesana dan mengikuti perjalanan 108 Arahat, hasilnya adalah koin kurang -15, tetapi aku tidak bisa melihat hasilnya karena kertas petunjuknya habis dan kebetulan pengurus disana sedang tidak ada ditempat.
    Penasaran juga dan pengen tahu, mungkin bisa dibantu untuk mengirimkan petunjuknya ke-email ku karena mami dan adik aku itu petunjuknya sesuai dengan apa yang mereka jalankan saat ini.

    Mohon bantuannya ya, Namo Buddhaya

  3. margaretha

    attn : Jordi

    informasi anda sangat membantu, saya senang sekali, terikasih saya ucapkan

    [margaretha]

  4. juiy

    klu mw berkunjung menikmati bangunan bangunan disana boleh gag ya? syrat”nya apa saja klu kalau saya umat non buddhis ???

  5. jordi

    maaf, saya mau melengkapi. vihara ini terbuka untuk siapa saja dan tidak dipungut biaya. disini tidak diwajibkan untuk menginap ataupun berdoa (tetapi umat buddhist seharusnya menghormat kepada Tiratana). tapi jangan salah paham, ini bukan tempat wisata. jadi, siapapun boleh datang, kapan saja dan asal sopan kepada umat, pengurus, pedagang, maupun biksu (biasa disebut bhante atau bhikkhu). Saya punya nomor telephone yang bisa dihubungin ke vihara vipassana graha ini. Telephone : 0222878664, Fax : 0222787665, SMS : 0819812009, email : kolmasturi69@yahoo.co.id. alamat vihara ini ada di Jl. Kol. Masturi no. 69, Lembang, Bandung, 40391, Indonesia. Website vihara ini : vipassanagraha.org.

    jadwal rutin sehari-hari :
    pagi : pkl 6.00 – 6.30 wib meditasi
    pkl 6.30 – 7.30 wib kebaktian pagi
    siang : meditasi
    sore : pkl 18.00 – 19.00 wib meditasi
    pkl. 19.00 – 20.00 wib kebaktian sore

    Minggu : pkl 9.00 – 10.30 wib kebaktian pagi
    (kegiatan ini untuk umum)

    biasanya kalau saya masuk ruang dhammasala utama, ada bhante yang memberikan blessing. jadi, mungkin temen2 bisa mendapat pengarahan meditasi dari sana. untuk menghormat bhante, bersikaplah anjali. sikap anjali adalah menyatukan kedua telapak tangan hingga menjadi seperti sekuncup bunga teratai (bisa dilihat pada tangan 2 patung biksu yang menghormati patung sang Buddha).

    untuk yang non-buddhis : Untuk umat perempuan yang buddhis maupun non buddhis tidak boleh menyentuk bhikkhu/bhante/biksu sedikitpun! termasuk jubah, sandal, tangan, maupun tubuh. karena, biksu sedang melaksanakan 227 vinaya ke-bhikkhuan. jadi, alangkah baiknya jika kita ikut membantu semua bhikkhu/biksu yang sedang menjalankan vinaya (dibaca WINAYA) tsb.

    Biasanya ada kalimat yang menggunakan bahasa asing bagi umat non buddhis. agar bahasa tsb tidak disalah artikan, bacalah V dengan W. contoh : VInaya dibaca WInaya, VIhara dibaca Wihara. dan yang lainnya, Sangha dibaca sanggha, buddham dibaca buddhang, dan lainnya.

    Oiya, satu lagi. banyak orang sering mengatakan umat buddha menyembah berhala. patung yang kami sembah bukanlah tempat untuk meminta sesuatu! melainkan untuk objek pemujaan.. sehingga pikiran kita terfokuskan dengan rupa sang Buddha yang kira-kira seperti itu. jadi, patung di vihara hanya sebagai objek.

    semoga info ini bermanfaat untuk memperluas ilmu tentang agama Buddha

  6. Suadi

    Rekan, bisa minta info kalau mau menginap di Vipassana bisa hubungi PIC siapa karena telp kantornya sulit dihubungi. Terima kasih.

  7. margaretha

    Kepada Yth.
    Bapak Benny Wu,

    Saya ingin sekali belajar meditasi, yang ingin saya ketahui adalah:

    1. apakah saya bisa mendapatkan jadwalnya,
    2. haruskah menginap disana,
    3. berapa biayanya

    Mohon penjelasannya.

    Terimakasih
    [margaretha]

  8. githa

    mas..untuk mengunjungi tempat ini apakah yang dari luar umat budha bisa masuk kesini..??
    mohon pencerahannya ya mas..
    tx

  9. rommya Post author

    @Octa: Iya nih sorry ternyata sudah kena quota dari photobucket. Mohon bersabar, tunggu di tgl 1 April pasti gambar2nya sudah muncul kembali. Thanks ya…

  10. Octa Aditya

    halluu mas…

    senang sekali membaca semua info jalan” dr jalanjajanhemat. Hanya saja sayang sekali saya tidak bisa melihat gambar” yang ada dalam setiap postingan mas. Gambarnya hanya muncul bentuk photobucket. kenapa yach kira”, saya sudah cuma load langsung gambarnya tetap tidak mau muncul. makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.