<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Museum Wayang</title>
	<atom:link href="http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/</link>
	<description>Wisata dan kulinari dengan cara hemat &#38; bijak</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 07:59:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: rommya</title>
		<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/comment-page-1/#comment-18784</link>
		<dc:creator>rommya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2010 00:34:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jalanjajanhemat.com/?p=1063#comment-18784</guid>
		<description>Setuju sekali dengan komentar teman2, kita masih sangat2 kurang peduli dengan warisan kebudayaan kita. Anak-anak muda lebih senang ke mal dan dugem daripada ke museum. Mari kita budayakan cinta museum sejak dini, perkenalkan museum2 dan kebudayaan kepada anak2 kita sejak mereka kecil.
Salam Jalan Jajan Hemat ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sekali dengan komentar teman2, kita masih sangat2 kurang peduli dengan warisan kebudayaan kita. Anak-anak muda lebih senang ke mal dan dugem daripada ke museum. Mari kita budayakan cinta museum sejak dini, perkenalkan museum2 dan kebudayaan kepada anak2 kita sejak mereka kecil.<br />
Salam Jalan Jajan Hemat &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ranny</title>
		<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/comment-page-1/#comment-18774</link>
		<dc:creator>ranny</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 09:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jalanjajanhemat.com/?p=1063#comment-18774</guid>
		<description>I just Wish 
semua museum dan peninggalan sejarah di Indonesia menjadi tempat yang meng-asikkan dan menghibur seperti &quot;museum bank indonesia, museum bank mandiri, museum gajah&quot; tertata dan terawat dengan baik :)

klo kita melihat ke negeri sebrang museum di malaysia &amp; singapore banyak mendisplay hal-hal kecil, yang terlihat menjadi luar biasa...padahal klo di negri kita indonesia tercinta ini...menjadi hal biasa yang tidak pernah di perhatikan :)

mungkin bisa membuat Fullerton Hotel singapore versi Museum Indonesia

i wish museum cant be a best place</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I just Wish<br />
semua museum dan peninggalan sejarah di Indonesia menjadi tempat yang meng-asikkan dan menghibur seperti &#8220;museum bank indonesia, museum bank mandiri, museum gajah&#8221; tertata dan terawat dengan baik <img src='http://www.jalanjajanhemat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>klo kita melihat ke negeri sebrang museum di malaysia &amp; singapore banyak mendisplay hal-hal kecil, yang terlihat menjadi luar biasa&#8230;padahal klo di negri kita indonesia tercinta ini&#8230;menjadi hal biasa yang tidak pernah di perhatikan <img src='http://www.jalanjajanhemat.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>mungkin bisa membuat Fullerton Hotel singapore versi Museum Indonesia</p>
<p>i wish museum cant be a best place</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ozz</title>
		<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/comment-page-1/#comment-18696</link>
		<dc:creator>Ozz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 09:58:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jalanjajanhemat.com/?p=1063#comment-18696</guid>
		<description>Hi semua,

December 2009 kemarin saya ke Museum Wayang setelah mendapat saran dari teman-teman untuk jalan-jalan ke kota lama Jakarta.  Tempatnya amat menarik dengan pertunjukan tarian dan musik.  Menyewa speda antik keliling-keliling tempat museum yang lapang dan luas.  

Juga tidak ketinggalan menikmati keindahan interior di Kafe Batavia. Aktifitas outdoor yang ramai dengan anak-anak muda amatlah disenangi sebagai tanda anak-anak muda menghargai sejarah dan warisan negeri.

Apa yang menyedihkan walaupun tempat ini kawasan wisata, keadaan tempat yang dipenuhi sampah, kotoran dan grafiti telah merusakkan nilai yang ada di sini. Semoga tempat-tempat warisan dan sejarah ini dijaga dan dihargai seeloknya. 

Sayangilah sejarah dan warisan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi semua,</p>
<p>December 2009 kemarin saya ke Museum Wayang setelah mendapat saran dari teman-teman untuk jalan-jalan ke kota lama Jakarta.  Tempatnya amat menarik dengan pertunjukan tarian dan musik.  Menyewa speda antik keliling-keliling tempat museum yang lapang dan luas.  </p>
<p>Juga tidak ketinggalan menikmati keindahan interior di Kafe Batavia. Aktifitas outdoor yang ramai dengan anak-anak muda amatlah disenangi sebagai tanda anak-anak muda menghargai sejarah dan warisan negeri.</p>
<p>Apa yang menyedihkan walaupun tempat ini kawasan wisata, keadaan tempat yang dipenuhi sampah, kotoran dan grafiti telah merusakkan nilai yang ada di sini. Semoga tempat-tempat warisan dan sejarah ini dijaga dan dihargai seeloknya. </p>
<p>Sayangilah sejarah dan warisan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Santo</title>
		<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/comment-page-1/#comment-16671</link>
		<dc:creator>Santo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 14:18:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jalanjajanhemat.com/?p=1063#comment-16671</guid>
		<description>Wayang Padat Banjaran Karna - Ki Purbo Asmoro Surakarta
Teater Atap Salihara pada hari Selasa, 11 Agustus 2009 pukul 20:00 WIB. Terjemahan langsung dalam bahasa Inggris oleh Kitsie Emerson. 

Tiket seharga Rp 50.000,- (dan Rp 25.000,- khusus untuk pelajar/mahasiswa) dapat diperoleh langsung di Komunitas Salihara, secara on-line melalui www.salihara.org, atau melalui:

Natalie 0817-077-1913, 
Tiko 021-9619-2632
Ibu Dibyo 021-3100-3860, 021-3193-1178
Toko Buku Aksara Kemang 021-7199-288</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wayang Padat Banjaran Karna &#8211; Ki Purbo Asmoro Surakarta<br />
Teater Atap Salihara pada hari Selasa, 11 Agustus 2009 pukul 20:00 WIB. Terjemahan langsung dalam bahasa Inggris oleh Kitsie Emerson. </p>
<p>Tiket seharga Rp 50.000,- (dan Rp 25.000,- khusus untuk pelajar/mahasiswa) dapat diperoleh langsung di Komunitas Salihara, secara on-line melalui <a href="http://www.salihara.org" rel="nofollow">http://www.salihara.org</a>, atau melalui:</p>
<p>Natalie 0817-077-1913,<br />
Tiko 021-9619-2632<br />
Ibu Dibyo 021-3100-3860, 021-3193-1178<br />
Toko Buku Aksara Kemang 021-7199-288</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Santo</title>
		<link>http://www.jalanjajanhemat.com/2009/04/museum-wayang/comment-page-1/#comment-16670</link>
		<dc:creator>Santo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 14:16:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.jalanjajanhemat.com/?p=1063#comment-16670</guid>
		<description>Karna, Purbo Asmoro akan menampilkan cerita hidup Karna dari Mahabharata. Karna merupakan salah satu tokoh dengan kisah paling tragis dalam dunia perwayangan. Setelah ditelantarkan di sungai oleh ibunya yang belum menikah, Karna tumbuh dan diasuh oleh keluarga Kurawa yang terkenal korup, rakus dan memerintah Kerajaan Astina. Ketika Karna mengetahui bahwa ia sebenarnya adalah anak dari Kunthi dan seorang Pangeran Pandhawa, ia memulai perjuangan seumur hidupnya untuk memahami identitasnya sendiri.

Lahir di Pacitan, Jawa Timur pada 1961, Purbo Asmoro adalah salah satu dalang wayang kulit ternama di Jawa. Ia pernah tampil dan memberikan lokakarya di banyak kota di seluruh dunia, termasuk New York, London, Paris, Tokyo, La Paz, Singapore, Vienna, Athens, Bangkok, Washington DC, Chicago dan Seattle. Di dunia, ia terkenal karena keunikan kombinasi antara aliran klasik, inovasi, kreativitas dan vitalitas. Saat ini Purbo Asmoro mendapatkan gelar profesor dalam pedalangan di Institut Seni Indonesia. Ia membagi waktunya antara mengajar dengan karirnya sebagai dalang. Pada 2006, ia mengadakan tur yang sangat sukses di Amerika (New York, Washiongton DC, Chicago, Seattle). Pada 2007, ia menjadi penampil pembuka dalam Royal Festival Hall di London yang dibuka kembali. Ia pernah menjalani residensi di Singapore Art Museum dan di Biannual Theatre Festival di La Paz, Bolivia, di Pegunungan Andes. Ia melakukan tur ke Jepang musim panas yang lalu, dan telah tampil di Vienna, Austria, Yunani dan Thailand. Pada April, ia tampil selama dua minggu di Maisons des Cultures du Monde di Pars, Prancis. Di minggu pertama bulan Agustus 2009, Purbo Asmoro tampil di Istana Negara, memenuhi undangan Presiden RI.


Apabila ingin mendapatkan detil program Festival Salihara 2009, silakan hubungi Melan di melan.salihara@gmail.com.

Sampai bertemu di Komunitas Salihara!

Komunitas Salihara; Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520. (Tempat parkir terbatas.)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Karna, Purbo Asmoro akan menampilkan cerita hidup Karna dari Mahabharata. Karna merupakan salah satu tokoh dengan kisah paling tragis dalam dunia perwayangan. Setelah ditelantarkan di sungai oleh ibunya yang belum menikah, Karna tumbuh dan diasuh oleh keluarga Kurawa yang terkenal korup, rakus dan memerintah Kerajaan Astina. Ketika Karna mengetahui bahwa ia sebenarnya adalah anak dari Kunthi dan seorang Pangeran Pandhawa, ia memulai perjuangan seumur hidupnya untuk memahami identitasnya sendiri.</p>
<p>Lahir di Pacitan, Jawa Timur pada 1961, Purbo Asmoro adalah salah satu dalang wayang kulit ternama di Jawa. Ia pernah tampil dan memberikan lokakarya di banyak kota di seluruh dunia, termasuk New York, London, Paris, Tokyo, La Paz, Singapore, Vienna, Athens, Bangkok, Washington DC, Chicago dan Seattle. Di dunia, ia terkenal karena keunikan kombinasi antara aliran klasik, inovasi, kreativitas dan vitalitas. Saat ini Purbo Asmoro mendapatkan gelar profesor dalam pedalangan di Institut Seni Indonesia. Ia membagi waktunya antara mengajar dengan karirnya sebagai dalang. Pada 2006, ia mengadakan tur yang sangat sukses di Amerika (New York, Washiongton DC, Chicago, Seattle). Pada 2007, ia menjadi penampil pembuka dalam Royal Festival Hall di London yang dibuka kembali. Ia pernah menjalani residensi di Singapore Art Museum dan di Biannual Theatre Festival di La Paz, Bolivia, di Pegunungan Andes. Ia melakukan tur ke Jepang musim panas yang lalu, dan telah tampil di Vienna, Austria, Yunani dan Thailand. Pada April, ia tampil selama dua minggu di Maisons des Cultures du Monde di Pars, Prancis. Di minggu pertama bulan Agustus 2009, Purbo Asmoro tampil di Istana Negara, memenuhi undangan Presiden RI.</p>
<p>Apabila ingin mendapatkan detil program Festival Salihara 2009, silakan hubungi Melan di <a href="mailto:melan.salihara@gmail.com">melan.salihara@gmail.com</a>.</p>
<p>Sampai bertemu di Komunitas Salihara!</p>
<p>Komunitas Salihara; Jl. Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520. (Tempat parkir terbatas.)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
